t2

Smart and Green University

Penataan dan Infrastruktur

Penataan dan infrastruktur kampus akan memberikan gambaran umum kecenderungan kampus terhadap lingkungan yang hijau. Indikator ini akhirnya juga akan menunjukkan sebuah kampus layak disebut kampus hijau atau tidak. Tujuannya adalah untuk memicu universitas peserta untuk menyediakan lebih banyak ruang terbuka hijau untuk penghijauan dan menjaga lingkungan sekaligus energi yang berkelanjutan.

Energi dan Perubahan Iklim

Perhatian universitas terhadap penggunaan energi dan masalah perubahan iklim menjadikan indikator ini sebagai indikator dengan bobot tertinggi dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Indikatornya yaitu penggunaan peralatan hemat energi, implementasi smart building/ automation building/ intelligent building, kebijakan penggunaan energi terbarukan, total penggunaan energi listrik, program konservasi energi, elemen dari green building, adaptasi terhadap perubahan iklim dan program mitigasi, kebijakan pengurangan emisi gas rumah kaca dan jejak karbon. Dengan adanya indikator-indikator ini, universitas diharapkan untuk meningkatkan upaya mereka dalam efisiensi energi di gedung-gedung mereka dan agar lebih peduli tentang sumber daya alam dan energi

Limbah

Kegiatan pengolahan limbah dan daur ulang adalah faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan dari staf dan mahasiwa di dalam kampus akan memproduksi banyak sekali limbah. Oleh karena itu beberapa program daur ulang dan pengolahan limbah perlu menjadi perhatian pihak kampus, seperti program daur ulang, pengolahan limbah organik, pengolahan limbah anorganik, penanganan limbah beracun, pembuangan limbah kotoran, kebijakan guna mengurangi penggunaan kertas dan plastik di kampus.

Air

Penggunaan air di kampus merupakan indikator penting lainnya dalam UI GreenMetric. Tujuannya adalah untuk mendorong kampus untuk mengurangi penggunaan air, meningkatkan program konservasi, dan melindungi habitat. Kriteria pada indikator ini di antaranya meliputi program konservasi air, program daur ulang air, penggunaan peralatan hemat air, dan penggunaan air olahan.

Transportasi

Sistem transportasi memegang peranan penting atas emisi karbon dan tingkatan polusi di kampus. Kebijakan transportasi guna membatasi jumlah kendaraan bermotor, penggunaan bus kampus, dan penggunaan sepeda akan mendorong sebuah lingkungan yang lebih sehat. Kebijakan pejalan kaki akan mendorong para mahasiswa dan pegawai untuk berjalan di sekitar kampus dan menghindari pemakaian kendaraan pribadi. Penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan akan menurunkan bekas pencemaran karbon di sekitar kampus.

Pendidikan dan Penelitian

Jumlah mata kuliah yang terkait dengan keberlanjutan yang ditawarkan di kampus. Definisi dari sejauh mana suatu mata kuliah dapat dikatakan terkait dengan keberlanjutan (baik dari segi lingkungan, sosial, ekonomi) dapat disesuaikan menurut situasi kampus. Jika suatu mata kuliah berkontribusi untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, atau tindakan yang terkait dengan keberlanjutan, maka mata kuliah tersebut dapat diperhitungkan. Jumlah mata kuliah dapat dihitung dengan menyertakan kata kunci terkait keberlanjutan yang digunakan dalam mata kuliah. Misalnya kimia lingkungan sebagai salah satu mata kuliah program studi kimia.

Smart and Green University

Progres Pembangunan Sindangsari hingga pertengahan November 2020
Smart
GREEN

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa